IndoCisc
msgbartop
Security News
msgbarbottom

01 Sep 09 NMAP ASCII Art Work

Posted by za


( ) /\ _ (
\ | ( \ ( \.( ) _____
\ \ \ ` ` ) \ ( ___ / _ \
(_` \+ . x ( .\ \/ \____———–/ (o) \_
- .- \+ ; ( O \____
) \_____________ ` \ /
(__ +- .( -’.- <. - _ VVVVVVV VV V\ \/
(_____ ._._: <_ - <- _ (–_AAAAAAA__A_/ |
. /./.+- . .- / +– - . \______________//_ \_______
(__ ‘ /x / x _/ ( \___’ \ /
, x / ( ‘ . / . / | \ /
/ / _/ / + / \/
‘ (__/ / \
NMAP IS A POWERFUL TOOL — USE CAREFULLY AND RESPONSIBLY

Tags:

31 Aug 09 Lalala Security

Posted by za


Pagi ini berangkat dengan kondisi agak riyep-riyep. Lalu lintas yang macet, membuat saya berinisiatif mengeluarkan buku yang baru saya pinjam kemarin. Saya baca scanning, dari daftar isi lalu lompat ke halaman belakang. Pada buku ini disebutkan beberapa referensi mailing lists dan websites yang patut dibaca. Ada slashdot, CERT, situsnya Ron Rivest dll.

Oh ya saya dapat kabar dari twitter yang saya ikuti. Situs Apache telah disusupi (compromised). Berita selengkapnya bisa baca di sini. Bagus juga buat belajar.

14 Aug 09 Validation and Sanitation

Posted by za


Is it validation and sanitation are the same? Nope. Validation is one thing and sanitation is another thing. I won’t write the definitions here. I’ll try to write some illustrations.

Validation is such “reject know bad” and “accept known good”. White list or black list, depends on the situation. While sanitation is such we do encode dangerous character.

We can do it both, the validation and sanitation, to the user input data. Example we black list the “<script>” text then we encode the single quote character.

Tags: ,

29 Mar 09 Menyimpan Rahasia, Seberapa Sulit?

Posted by andika


(terjemahan bebas dari Can you keep a secret oleh The Famous Brett Watson)

Katakanlah bahwa kecenderungan seseorang menyimpan rahasia diberi angka dari 0 sampai dengan 1.  0 berarti bahwa orang tersebut tidak pernah menyimpan rahasia, sedangkan 1 berarti dia selalu menyimpan rahasia. Bila kita membagi rahasia ke 9 orang (jadi pemegang rahasia adalah sebuah kelompok yang terdiri dari 10 orang), masing-masing mampu menyimpan rahasia dengan tingkat kepercayaan 90%, maka kecenderungan rahasia tersebut tetap tersimpan pada kelompok tersebut adalah 90%^10 ~ 35%. Wow!

Masalah lebih besar akan nampak apabila kita ikut memasukkan faktor waktu. Seandainya kita anggap bahwa tingkat kemampuan seseorang untuk menyimpan rahasia selama sehari adalah 99%, maka kemampuan penyimpanan rahasia orang tersebut dalam seminggu adalah 99% ^ 7 ~ 93%, dan kalau kita perpanjang menjadi setahun angka tersebut tinggal menjadi ~2.6%. Double wow!

Kombinasi antara cacah orang dan waktu bisa dimodelkan dengan cara sederhana, dikalikan saja. Jadi kalau ada kelompok beranggota 10 orang, masing-masing mampu menyimpan rahasia pada tingkat 99% per hari, maka tingkat kerahasiaan tersebut pada akhir bulan tinggal menjadi 99% ^ (10 * 30) ~ 4.9%.

Tentu saja model ini amat sangat disederhanakan, karena hanya 2 faktor yang diperhitungkan. Kenyataannya, ada faktor psikologis yang lebih kuat mempengaruhi, yang lebih sulit dimodelkan.

Tags: , , , ,

05 Mar 09 Prioritas Belanja IT Security 2009

Posted by indra


Apa saja yang menjadi prioritas belanja IT pada tahun 2009, khususnya di sektor security yang telah dianggarkan  oleh sejumlah perusahaan terkemuka pada saat krisis global sekarang ini. Berikut hasil survey yang dirilis Ziff Davis Enterprise.

(more…)

25 Feb 09 Mencari Referensi Code Review

Posted by za


Code review tidak sama dengan testing. Saya sedang kesulitan mencari referensi mengenai code review. Referensi yang saya temukan lebih banyak mengenai testing[1]. Satu-satunya spesifik saya temukan adalah panduan yang dikeluarkan oleh OWASP yaitu OWASP Code Review[2].

[1]http://webappsec.org/web_security_books.shtml
[2]https://www.owasp.org/images/2/2e/OWASP_Code_Review_Guide-V1_1.pdf

Tags:

25 Feb 09 Contoh Brute Force Password Attack (live attack)

Posted by yan


Feb 25 00:13:08 NG1 sshd[29020]: Invalid user admin from 202.105.49.16
Feb 25 00:13:08 NG1 sshd[29020]: pam_unix(sshd:auth): check pass; user unknown
Feb 25 00:13:08 NG1 sshd[29020]: pam_unix(sshd:auth): authentication failure; logname= uid=0 euid=0 tty=ssh ruser= rhost=202.105.49.16
Feb 25 00:13:09 NG1 sshd[29020]: Failed password for invalid user admin from 202.105.49.16 port 33218 ssh2
Feb 25 00:13:10 NG1 sshd[29022]: Invalid user adm1n from 202.105.49.16
Feb 25 00:13:10 NG1 sshd[29022]: pam_unix(sshd:auth): check pass; user unknown
Feb 25 00:13:11 NG1 sshd[29022]: pam_unix(sshd:auth): authentication failure; logname= uid=0 euid=0 tty=ssh ruser= rhost=202.105.49.16
Feb 25 00:13:12 NG1 sshd[29022]: Failed password for invalid user adm1n from 202.105.49.16 port 33667 ssh2
Feb 25 00:13:13 NG1 sshd[29024]: Invalid user adm1n from 202.105.49.16
Feb 25 00:13:13 NG1 sshd[29024]: pam_unix(sshd:auth): check pass; user unknown
Feb 25 00:13:14 NG1 sshd[29024]: pam_unix(sshd:auth): authentication failure; logname= uid=0 euid=0 tty=ssh ruser= rhost=202.105.49.16
Feb 25 00:13:15 NG1 sshd[29024]: Failed password for invalid user adm1n from 202.105.49.16 port 34329 ssh2
Feb 25 00:13:16 NG1 sshd[29026]: Invalid user admin from 202.105.49.16
Feb 25 00:13:16 NG1 sshd[29026]: pam_unix(sshd:auth): check pass; user unknown
Feb 25 00:13:16 NG1 sshd[29026]: pam_unix(sshd:auth): authentication failure; logname= uid=0 euid=0 tty=ssh ruser= rhost=202.105.49.16
Feb 25 00:13:18 NG1 sshd[29026]: Failed password for invalid user admin from 202.105.49.16 port 34951 ssh2
Feb 25 00:13:19 NG1 sshd[29028]: Invalid user admin from 202.105.49.16
Feb 25 00:13:19 NG1 sshd[29028]: pam_unix(sshd:auth): check pass; user unknown
Feb 25 00:13:19 NG1 sshd[29028]: pam_unix(sshd:auth): authentication failure; logname= uid=0 euid=0 tty=ssh ruser= rhost=202.105.49.16
Feb 25 00:13:20 NG1 sshd[29028]: Failed password for invalid user admin from 202.105.49.16 port 35555 ssh2

untuk melakukan blocking terhadap brute force password attack,

jalankan perintah :

# iptables -I INPUT -s 202.105.49.16 -j DROP

trus edit file /etc/ssh/sshd_config

set “PermitRootLogin no”

# /etc/init.d/ssh restart

atau bisa juga dengan menambahkan ke /etc/hosts.deny

all:202.105.49.16

source IP

# whois 202.105.49.16
% [whois.apnic.net node-2]
% Whois data copyright terms    http://www.apnic.net/db/dbcopyright.html

inetnum:      202.105.0.0 - 202.105.255.255
netname:      CHINANET-GD
descr:        CHINANET Guangdong province network
descr:        Data Communication Division
descr:        China Telecom
country:      CN
admin-c:      CH93-AP
tech-c:       IC83-AP
mnt-by:       APNIC-HM
mnt-lower:    MAINT-CHINANET-GD
changed:      hm-changed@apnic.net 20040906
status:       ALLOCATED PORTABLE
changed:      hm-changed@apnic.net 20041210
source:       APNIC

23 Feb 09 Membersihkan virus conficker

Posted by yan


bisa di download di http://download.norman.no/public/Norman_Malware_Cleaner.exe

patch dari microsoft nya bisa di download di http://www.microsoft.com/technet/security/Bulletin/MS08-067.mspx

20 Feb 09 Provenance Tracker

Posted by za


In LAPSE plugin, we have Provenance Tracker view. Here’s the symbol legend:

  • the top most: sink being explored
  • blue lines: indicate string constant
  • red lines: indicate dangerous sources

By the way what’s in your mind, if you hear the word provenance?

Tags: ,

16 Feb 09 Keamanan e-Toll Card Mandiri

Posted by za


Belum lama ini terjadi percakapan sederhana di antara saya dengan teman-teman semasa SMA. Ada yang bercerita mengenai pengalamannya menggunakan e-Toll Card Mandiri. Jadi kita tak perlu memberikan uang tunai lagi saat ingin membayar tol.

Saya kira mobil kita tinggal lewat saja saat melewati gerbang tol. Waktu transaksi tentu jadi lebih cepat. Jadi dengan komunikasi RFID, langsung bisa terdebit. Tapi ternyata tidak. Kita harus memberikan kartu e-Toll Card ini ke petugas tol dulu. Lalu muncul pertanyaan-pertanyaan dari saya:

  • Bagaimana autentikasi dari penggunaan kartu ini?
  • Apakah kartu ini langsung mendebit dari rekening?
  • Apakah ada data mobil dengan data kartu yang dikaitkan?
  • Di gerbang tol mana saja sudah bisa digunakan?

Tags: